Kamis, 21 Juni 2012

7 Mitos Tentang Seks

The journal of marital and sexual therapy baru-baru ini melaporkan bahwa, 1 dari 4 orang tidak puas dengan kehidupan seks nya. Masalah tentang seks meuncul karena beberapa faktor, contoh : karena kurangnya kepercayaan, sulit berkomunikasi, tidak berpengalaman dan kurang percaya diri, sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan, dan menolak untuk bertanggung jawab pada kenikmatan seksual.

banyak orang tidak menyadari bahwa ada sejumlah besar keyakinan dan kepercayaan tentang seks, sebagian besar itu hanyalah merupakan mitos yang belum teruji kebenaran nya, sehingga berpotensi untuk merusak pengalaman dalam berhubungan intim dengan pasangan.

berikut adalah beberapa mitos tentang seks


  1. fantasi seks adalah penghalang dalam berhubungan intim

    banyak orang berpikir bahwa berfantasi tentang seks hanya digunakan pada saat masturbasi saja, dan bukan sesuatu yang wajib ketika berhubungan dengan pasangan. Hal ini sangat tidak benar. Memilih kapan dan apakah berbagi fantasi seksual dengan pasangan itu sangatlah menyenangkan, tapi berbagi bukanlah inti dari fantasi seks. fantasi atau berhayal tentang seks itu semua adalah tentang bagaimana cara anda bisa mengeksplorasi potensi diri agar bisa mengexpresikan seksualitas anda, sudah lazim bagi para wanita, mereka kesulitan mencapai orgasme karena pasangan atau diri mereka tidak bisa mengeksplorasi fantasi seks nya. Dia mungkin tahu cara mencapai orgasme dengan cara masturbasi, tapi ketika berhubungan intim mereka merasa bersalah untuk berfantasi sendiri, sehingga sulit untuk mencapai orgasme. Kemampuan untuk menjadi lebih intim dengan pasangan bisa di tingakatkan dengan pengetahuan diri, kepercayaan diri, berfantasi dengan melibatkan pasangan juga akan membuat hubungan menjadi lebih mesra.
  2. Penetrasi adalah tujuan utama dari sex

    penetrasi sering dijadikan dari tujuan akhir tentang seks, namun sebenarnya, saling berbicara dan melakukan pemanasan dalam berhubungan, biasanya lebih sering memuaskan bagi seorang wanita. ketika penetrasi dijadikan sebagai tujuan utama dari seks, maka foreplay akan menuntun kita ke hubungan seks yang lebih baik. Kurangnya foreplay akan menyebabkan seks yang terkesan terburu-buru, yang akan mengakibatkan ejakulasi lebih cepat pada pria karena telah melakukan penetrasi, maka tidak mengherankan banyak orang yang merasa seks seperti ini menjadi tidak menarik dan membosankan.
  3. Sex lebih sering berarti Sex lebih baik

    Kualitas dibandingkan dengan kuantitas seks mungkin akan berbeda pada waktu yang bervariasi. Tidak realistis menganggap bahawa seks yang baik memerlukan investasi usaha dan waktu yang elbih besar. Variasi adalah kunci seks yang lebih baik. Terjebak pada rutinitas seks yang sudah sering dilakukan akan menyebabkan kerusakan kualias dan kuantitas dari seks itu sendiri. Kita dikelilingi oleh informasi yang salah tentang seks. Survei yang meberitahu kita seberapa sering orang berhubungan seks (atau lebih relistisnya, seberapa sering orang mengatakan mereka melakukan hubungan seks) menjadi metode palsu dari aktifitas seksual yang coba kita lakukan karena kita mencoba untuk menirunya.

    kualitas dari seks bisa rusak jika anda terlalu sering mementingkan kuantitas dari seks anda. banyak orang tertekan untuk melakukan seks yang lebih sering, tetapi sebenarnya ini tidak akan menjamin mereka menjadi sepasang kekasih yang bahagia atau melakukan hubungan seks dengan lebih baik. Ini hanya berarti bahwa mereka sering melakukan hubungan seks, itu saja. Perilaku seksual yang kompulsif bisa merusak banyak hal, antara lain pekerjaan dan hubungan dengan pasangan. Membandingkan diri sendiri dengan persepsi anda tentang kehidupan seks orang lain merupaka sesuatu yang sangat merusak. Yang terpenting sebenarnya adalah Kebahagian seksual anda sendiri
  4. Aku orang yang sangat tidak seksual

    Hilangnya gairah seksual merupakan masalah umum bagi kebnyakan orang, dan ini adalah masalah yang tidak memiliki penyebab tunggal. bila anda selalu berpikiran merasa tidak layak, tidak dicintai, tidak diinginkan dan tidak pantas mendapatkan seks yang hebat, tidak cukup menarik, anda mungkin sudah berhasil meyakinkan diri anda sendiri bahwa anda tidak sangat seksual. pada dasarnya semua orang memiliki energi seksual dan kemampuan untuk mengekspresikan dan menikmati kehidupan seks yang memuaskan.
    anda layak dan berhak atas kebahagian seksual. yang anda harus lakukan hanyalah mengubah cara pemikiran anda tentang diri sendiri
  5. Orang yang cantik berhubungan dengan sex yang lebih baik

    Seks dimulai dari otak dan daya tarik seksual serta energi yang di dapat dari makanan. orang yang cantik tidak menjamin bahwa kita akan mendapatkan seks yang lebih baik
  6. Anak-anak harus didahulukan

    banyak pasangan yang mengalami kualitas dalam hubungan seksualnya ketika sudah memiliki anak, pemikiran ini menyebabkan kurangnya privasi waktu, energi , dan komitmen dalam berhubungan seks. memiliki anak adalah sesuatu yang menyenangkan bagi setiap pasangan. Menyeimbangkan kasih sayang antara anak dan kepada pasangan merupakan tantangan yang harus langsung dihadapi.
  7. Sex bukan sesutau yang lucu

    Sebenarnya bermain, bertindak konyol dan tertawa adalah cara yang baik untuk meperdalam keintiman dan kenikmatan seksual.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar